Pemandangan Konservasi Alam Jawa Barat

Konservasi Hayati untuk Keberlanjutan Negeri

Informasi pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya Bidang KSDA Wilayah III Ciamis - Balai Besar KSDA Jawa Barat.

Jelajahi Kawasan

Empat Pilar Konservasi

Fokus perlindungan dan pengelolaan kami di Bidang KSDA Wilayah III.

TWA

Kawasan dengan tujuan wisata alam dan rekreasi publik.

Lihat Daftar (5 Lokasi)

Cagar Alam

Kawasan dengan tujuan penelitian dan ilmu pengetahuan, perlindungan ekosistem murni.

Lihat Daftar

Purbajapa

Pusat Reintroduksi Banteng Jawa Pangandaran, fokus pada pemulihan populasi.

Pelajari Program

Edukasi

Sumber daya untuk pembelajaran, penelitian, dan penyuluhan konservasi alam.

Lihat Modul

Satwa Prioritas Konservasi

Menjaga kelestarian fauna endemik di wilayah Jawa Barat.

Elang Jawa
Simbol Konservasi

Elang Jawa (Nisaetus bartelsi)

Elang Jawa adalah salah satu satwa paling ikonik dan sangat dilindungi di Indonesia, menjadi simbol satwa nasional. Keberadaannya di TWA Gunung Papandayan dan kawasan sekitarnya menunjukkan kualitas ekosistem yang masih baik.

Status IUCN:

EN (Terancam Punah)

Habitat Utama:

Hutan primer dan sekunder pegunungan.

Galeri Kami

Video kegiatan dan keindahan alam di Bidang KSDA Wilayah III.

Video Kegiatan
Kawah Papandayan
Banteng Jawa Purbajapa
Rafflesia Patma

KSDA Wilayah III

Kantor Bidang KSDA Wilayah III Ciamis

Email: info@ksdawilayah3.id (Contoh)

Telp: (0265) xxxxxxx

Kawasan Utama

Layanan

Ikuti Kami

© 2025 Bidang KSDA Wilayah III Jawa Barat. Dikelola oleh Bidang KSDA Wilayah III Ciamis - BBKSDA Jawa Barat.

Sabtu, 04 April 2020

TWA Gunung Papandayan

Taman Wisata Alam Gunung Papandayan merupakan salah satu obyek wisata alam yang terletak di Provinsi Jawa Barat. Secara administratif berada di Desa Simajaya dan Desa Keramat Wangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, serta Desa Neglawangi, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. TWA Gunung Papandayan ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan No.226/Kpts/11/1990 tanggal 8 Mei 1990 seluas 225 Ha dan berada dibawah Seksi Konservasi Wilayah V Garut, Bidang KSDA Wilayah III, BBKSDA Jawa Barat. 
Kawasan ini memiliki topografi curam dan berada di ketinggian 2.665 meter di atas permukaan laut dengan posisi geografis 7o30’ LS 107o31’  BT, berbukit dan bergunung serta tebing yang terjal. Sedangkan menurut klasifikasi Schmidt dan Ferguson termasuk type iklim B, dengan curah hujan rata-rata 3.000 mm/tahun, kelembaban udara 70–80 % dan temperatur 10ÂșC
Potensi Flora : Suagi (Vaccinium varingifolium), Edelweis (Anaphalis javanica), Puspa (Schima walichii), Kiputri (Podocarpus neripolius), Kondang (Ficus variegata), Tunggeureuk (Castanopsis tunggurut), Saninten (Castanopsis argentea), Pasang (Quercus platycorpa ), Kihujan (Engelhardia spicata), Jamuju (Podocarpus imbricatus), dan Manglid (Magnolia sp.).
Potensi Fauna : Macan tutul (Panthera pardus), Bajing (Callosciurus notatus), Kijang (Muntiacus muntjak), Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), Lutung (Trachypitechus auratus), Surili (Presbytis comata), Burung Elang ruyuk (Spilornis cheela), Burung Tulung Tumpuk (Megalaima javanensis), Kukang (Nycticobus coucang), Ular sanca (Phyton reliculatus) dan Trenggiling (Manis javanica).
Aksesibilitas
Aksesibilitas dari Kota Bandung menggunakan transportasi umum : Berangkat dari Terminal Leuwi Panjang  atau Terminal Cisaheum menggunakan angkutan Elp (jurusan: Bandung – Cikajang lalu turun di Kec. Kasurupan.
Aksesibilitas dari Kota Jakarta menggunakan transportasi umum : Berangkat dari Terminal Kampung Rambutan menggunakan bis jurusan: Jakarta – Garut lalu turun di Terminal Garut. Kemudian naik angkutan Elp jurusan: Garut – Cikajang.
Pengusahaan Pariwisata : PT. Asri Indah Lestari diberi Ijin Usaha Pemanfaatan Sarana
Wisata Alam (IUPSWA) seluas 92,87 Ha, berdasarkan Keputusan Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal (An. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan) No. 1/1/IUPSWA/
PMDN/2016 tanggal 7 April 2016.
Harga tiket masuk TWA Gunung Papandayan :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar